Meraih impian dengan Action

Sudah sepatutnya yang berbuat mendapatkan sesuatu yang dia impikan, benar gak sob? Saya pikir sobat juga setuju. Masak orang yang diam, tidur, ngorok lagi yang mendapatkannya. Gak mungkin. Eh, maksud saya gak adil.

Belum lama ini saya mendaftar ke 5 bisnis on-line. “Wah banyak amat sob? Habis berapa?” tunggu dulu donk, Gak nyampelah satu lembar uang 100rbu, kalau saya hitung 3/4nya kali. Kebetulan saya masih pemula dalam dunia bisnis on-line, sehingga saya masih mencari bisnis yang murah meriah, tapi bisa menghasilkan buanyak. Lagian kalau gak berhasil yah gak rugi-rugi amatlah. Maklum masih pemula.

Setelah satu bulan saya aktif untuk action, ternyata semuanya telah balik modal. Tapi sayang belum bisa di ambil, soalnya masih kurang untuk di transfer sesuai yang di tentuin. Sabar dan Optimis ajalah, kerena optimis membuat kita hidup lebih nyantai, tapi jangan lupa selalu action.

Nah ini bisnis yang saya maksud sob. Klik saja tulisan yang berwarna merah untuk mempelajarinya, jika tertarik untuk mendaftar, daftar aja langsung di situ.

Motor Impian Gratis

Investasi 10 Ribu

Bisnis Pulsa (New)

Bisnis Investasi (new)

Bisnis Iklan

Wirausaha Gratis

Related Posts:

Belajar dari Postingan Sebelumnya

Mendaur ulang ternyata itu bukan hanya bagian dari sampah, seorang blogger juga harus bisa mendaur ulang. Setiap artikel pasti memiliki sesuatu kekurangan. Mungkin sama saja dalam sebuah percintaan, selalu ada masalah. apakah itu kecil atau besar. Yang seyogianya bisa diperbaiki, sehingga tidak terjadi perpisahan atau perceraian.

“Stop. Mas Ferdinaen, kenapa larinya jadi ke percintaan???” Oh maaf, ngelantur, wah pasti ada apa-apanya ni! Maaf, sekali lagi maaf.

Baiklah saya lanjutkan ke pembahasan yang sesungguhnya. Tadi saya mengatakan bahwa setiap artikel itu memiliki kelemahan. Nah, cobalah membaca kembali artikel-artikel sobat yang pernah di posting, cari bagian-bagian mana saja yang membuat artikel itu tidak menarik, norak, entahlah apalagi, yang berpengarung negatif. Mungkin sebuah kata atau kalimat yang menjelma sebagai sampah. Kata-kata yang tidak bermanfaat tersebut bisa sobat buang jauh-jauh, atau sobat ganti dengan kata-kata yang lebih pas, bahkan lebih menarik, hingga mendekati sempurna.

Sebuah artikel menarik akan membuat pengunjung blog atau web kita, mengulang kebiasaannya untuk membaca, tentunya di blog Sobat, hal itu tentunya menambah kepopuleran situs sobat dalam waktu yang panjang.

Cobalah! saya pikir hal seperti ini sangat berpengaruh, ya sungguh. Hal ini telah saya perhatikan di ke 5 blog saya. Yang perlu diingat, buatlah sebuah artikel yang minim sampah. Jika dalam artikel penuh sampah, pembaca akan merasa minder untuk membacanya, apalagi untuk berkunjung di lain waktu. “tidak layo”

Related Posts:

Menulislah! Apa सजा`

Banyak orang yang mengatakan menulis itu susah. Jika anda bertanya pada saya, saya katakan tidak. Menulis merupakan sesuatu hal yang mudah dan mengasykkan. Mengapa saya mengatakan hal itu tanpa beban? Karena saya merasa semakin hidup ketika saat menulis. Bahkan saya dapat merasakan jauhnya kematian, Sungguh.

Stephen King pernah berkata dalam bukunya On Writing “menulis berarti menciptakan duniamu sendiri”. Jika kamu bertanya, Seperti Tuhan donk? Ya seperti Itulah. Itulah kelebihan seorang penulis.

Jika dalam benak saudara masih bertengger pikiran jika menulis itu susah, maka dibenak saudara tidak pernah muncul ide. Gak mungkin, karena setau saya, setiap manusia memiliki ide, gagasan, entahlah itu tentang apa saja. Nah, cobalah sedikit mengembangkan ide tersebut. Jangan disimpan-simpan saja, karena gak bakalan jadi jimat.

Ferdinan saya suka menulis, tapi teman-teman saya selalu menertawakan tulisan saya. heh, peduli amat. Pernahkah saudara membaca buku Ahmadi Sofyandy, dalam bukunya “Jangan Takut menulis’? dia mengatakan “Tidak ada karya yang jelek, tapi sungguh jelek jika tidak berkarya, dan lebih jelek lagi jika anda tidak berkarya, tapi menjelek-jelekkan karya orang lain.

Masalah saya lebih dari situ. Dulu senior saya mencaci maki tulisan saya, bahkan hingga merobek.“ini puisi jelek, sampai kapanpun gak bakalan di muat di media” tapi saya gak ambil pusing tentang itu, besoknya langsung saya kirim ke media, dua minggu kemudian langsung di muat. Nah begitulah saya menanggapi hal-hal yang sebenarnya bisa berdampak negatif buat kreatifitas menulis saya.

Nah, satu lagi, jika tulisan sobat tidak dimuat-muat di media masa. Jangan menyerah, belum tentu karya sobat jelek, mingkin belum saatnya saja. bayangin saja berapa karya yang masuk ke meja redaksi setiap minggunya. Kuncinya kenali media yang ingin sobat masuki, maka media itu akan menganal anda. Masih ingatkan pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang?” tapi saya sarankan buat pemula, cobalah tulisan anda, posting di blog dulu saja, supaya teman-teman blogger menilai karya sobat. Nah kekurangan-kekurangannya bisa sobat diperbaiki lagi. Berjalannya waktu, karya kita akan semakin matang, tidak menutup kemungkinan penerbit akan mendekati anda.

Nah, setelah lima paragraf yang saya uraikan diatas apakah sobat masih mengatakan menulis itu susah? Tergantung apa yang di tulis! Ok, jika sobat membaca judul postingan di atas. Pasti sobat tidak menjawab seperti itu, tapi seharusnya jawaban sobat adalah, TIDAK. Karena saya mengatakan tulislah apa saja, maksudnya apa yang anda tau. Jangan menulis hukum jika anda jurusan fisika. Atau menulis sejarah dunia jika anda jurusan akuntansi.

Tapi tunggu dulu, jika anda menguasai hal lain selain bidang anda, kenapa tidak? asalkan anda tau dan menguasainya, terlebih lagi mempelajari ulang. Mungkin demikian diskusi kita hari ini, sampai jumpa di postingan selanjutnya. Pesan saya “Menulislah! Supaya orang lain tau bahwa anda pernah ada.”

Salam Penulis 2009

Related Posts:

Ferdinan De J Saragih “Cintai Aku Saja”

Cintai Aku Saja

Segelas ingatanku
Tiga perempat dirimu saja
Selebihnya
Entahlah apalagi
Mungkin sisa-sisa pertualangan
Selebihnya entahlah
Kuingat dirimu saja
Terus mengudara

Kau tau
Suara erangan langi
Menjelma suara indahmu
Kau sepenuhnya genap
dalam jiwaku
tak ada kekalutan dalam diriku
sungguh
karena ingatanku
jiwaku
berkuasa hanya cinta

bulsyet
mereka bilang apa tentang diriku
sungguh
aku tak perduli itu
aku mau hanya cintamu
benar-benar hanya itu

tapi entahlah
kau sepertinya selalu menjauh
dalam cahya hari
tapi aku selalu merasa
dapat melihatmu
dalam baris-baris sajakku
selamanya
jika aku merasa
aku ada

Bandung, 2009

Ferdinaen Saragih lahir di Sigodang, Sumatra Utara, 4 Desember 1988. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia UPI Bandung.

Related Posts:

Mengenang Penyair WS Rendra

Mengenal WS Rendra berarti memahami kebaikan. Saya tidak pernah berkenalan langsung dengan beliau, tapi saya dapat menggapai isi hati, maksud, dan tujuan beliau. dengan sajak-sajak yang tulus, lantang dan selalu membela kaum yang lemah. Buat saya Itu sudah cukup untuk mengenal Penyair WS Rendra. Bagi saya beliau adalah sosok Chairil Anwar ke dua. hidup penuh perjuangan, hal itulah yang selalu ingin saya contoh dari sosok seorang penyair W.S. Rendra.

Saat mengetahui beliau meninggal pada Kamis (6/8/2009) sekitar pukul 22.00 WIB di RS Kelapa Mitra, Depok kemarin, saya tidak tau apakah kesedihan saya terlalu berlebihan, hingga air mata saya menetes, di depan televisi. Sungguh ini sebuah kesedihan yang mendalam, untuk melepas sosok pejuang itu.

Dukaku terlalu berat untuk melepasmu, namun untung aku telah sadar akan manusia, jika suatu saaat, akupun akan sama sepertimu. Untuk berserah kepadaNya. Pada titik terakhir kita tidak bisa mengelak, ya aku sadar akan itu. Tapi kalau aku boleh jujur, aku telah banyak belajar dari sajak-sajakmu, perjuanganmu dan ketulusanmu untuk selalu membela kaum yang lemah. Hal ini saya pahami ketika membaca Puisi beliau yang berjudul “Rakyat adalah Sumber Ilmu.” Menurut saya ini ditulis dari perpaduan perasaan dan pikiran yang tulus.

Aku juga telah sadar, jika debu bukanlah akhir hidup. Bukan juga persinggahan jiwa sementara, hanya raga, ya hanya raga. Dan jiwa akan menemukan dunia baru yang lebih sejuk dan damai.

Selamat jalan Pejuang, Selamat jalan Penyair, doaku selalu bersamamu. Semoga doaku berkenan dihatiNya.

Penulis: Ferdinaen Saragih

Related Posts:

Bukan Bisnis Biasa ‘B tree’

Seorang yang baru terjun ke dunia Bisnis On-line akan merasa skeptis (tidak percaya), merasa takut, bahkan tidak memiliki Keberanian mengambil resiko, namun sebagian orang berani membuat keputusan yang terbaik. Pada akhirnya dia mendapatkan sesuatu yang pernah diimpikannya. Resiko bukanlah penghalang, itu hanya sebuah kerikil-kerikil jalanan yang setia di parkiran.

Mulailah berbuat. Keputusan anda adalah jaminan masa depan anda. Perbuatan sekecil apapun akan berpengaruh terhadap hidup anda.

Pesan saya, selalulah konsisten dengan apa yang anda putuskan. Jika anda mempunyai alasan, “saya tidak tau ingin memulai dari mana?” disini saya menyisipkan beberapa bisnis, yang tidak menguras saku anda. Khususnya buat pemula.

Pilih saja. Anda bisa mendaftar dan mempelajarinya dengan mengklik link berwarna merah di bawah ini.


Motor Impian Gratis

Investasi 10 Ribu

Bisnis Pulsa (New)

Bisnis Investasi (new)

Bisnis Iklan

Wirausaha Gratis

Related Posts:

SMA Neg 4 Pematang Siantar Bukan Ladang Bisnis

Sarana pendidikan bukanlah ladang bisnis. sepertinya oknum-oknum ini tidak memahaminya, dan pernah bisa memahaminya, kerena mereka telah dibutakan keserakahan. Tragis memang, sedih memang, tetapi sungguh keterlaluan memang. Mereka pikir dengan kekuasaannya mereka dapat mengubah yang bukan seharusnya mereka ubah. Ini sungguh mengganggu hak kalangan orang banyak, demi kepentingan kalangan tertentu saja, oknum tertentu saja, yang kita sebut penguasa. Huh, penguasa. Sepertinya penyalahgunaan kekuasaan tidak habis-habisnya di Negri ini.

Seharusnya para penguasa itu tau, mereka berdiri di situ Oleh siapa? untuk apa? dan bagi siapa? Jangan malah berbuat seenaknya saja. (Dimana cintamu, kau bukan dirimu lagi, kau bukan yang dulu lagi). yang saya tidak habis pikir, gara-gara ingin meluruskan niatnya beberapa guru juga harus di mutasi. (Waduh, sedih euy. Saya sampai tidak sanggup melanjutkan artikel ini.)

Andaipun ada alasan para oknum itu memindahkan SMA Neg 4 ini, supaya belajar siswa-siswi lebih kondusif, jauh dari keramayan. Saya pikir ini bukan suatu alasan. Karena ketika saya masih menjadi siswa di SMA ini, saya tidak pernah merasakan terganggu, malah saya merasakan kedamaian, ketenangan untuk menimba ilmu.

SMA negri 4 P Siantar di Jln. Patimura ini bukan hanya bagian dari kenangan. tetapi telah menumbuhkan orang-orang yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. Perlu juga diketahui jika SMA Negri 4 P Siantar dipindahkan ke Jalan Gunung Sibayak, biaya siswa akan meningkat. Yang susah tetap Rakyat dong.

Yang paling penting lagi SMA Pematang Siantar adalah sebuah Peninggalan sejarah yang tidah sepatutnya di hancurkan, dijual, di-ruislag/tukar guling oleh oknum tertentu. karena ini merupakan sebuah penghinaan, penghinaan yang kejam kepada pahlawan kita.

Dapatkah kita bayangkan Jika bangunan bersejarah ini di sulap menjadi Hotel, gedung megah atau moll, sepertinya habis sudah kenangan sejarah, diganti dengan bangunan yang membosankan itu. (Lagian, apa gak ada tempat lain?)

Saya sebagai Alumni SMA Negri 4 Pematang Siantar, memohon kepada Pemerintah Pusat Sumatra Utara, Bpk.Gubernur dan Wakil Gubernur, terlebih lagi kepada Bpk.Presiden dan Wakil Presiden Negara Republik Indonesia untuk mengembalikan SMA Negri 4 ini seperti semula.

Mengapa permohonan ini saya tujukan langsung kepada pemerintah pusat. Karena saya tidak percaya lagi dengan pemerintah kota Pematang Siantar dapat mengembalikan SMA ini pada suasana semula. Karena kita tau sendiri dalang nya siapa? Lagian kalau Pemerintah kota Pematang Siantar tidak berpikir untuk menjual, hal ini tidak akan terjadi. (Terutama tulisan ini)

Marilah bersama-sama memberantas penyalahgunaan kekuasaan yang digunakan penguasa, karena rakyat memilih mereka bukan untuk itu, tetapi menjadi panutan dan contoh untuk menjadikan kemakmuran.

Saya minta juga dukungan Sobat-sobat, agar SMA Neg 4 ini tidak jadi dipindahkan. Saya sebagai alumni, saya yakin teman-teman saya alumni yang lain juga menginginkan SMA Neg 4 tidak jadi dijual, karena SMA Neg 4 Jln. Patimura P Siantar adalah kenangan yang tak terlupakan sampai kapanpun. Yang tidak bisa di beli dengan uang.

Dalam tulisan ini saya ingin mengucapkan terimakasih Kepada Pak JG (Guru SMA Neg 4) yang telah mengajarkan saya Menggores Pena. Juga kepada guru-guru yang lain yang telah memberikan saya ilmu ataupun bimbingannya.

Penulis: Ferdinaen Saragih, Alumni SMA Ng 4 P. Siantar dan mahasiswa UPI Bandung.

Related Posts: